Situs Berita Kuliner Dan Restoran Asia Terbaik

Oriental Gardens Kingwood

Bulan: November 2025

Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!

Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!

Kalau kamu suka masakan berkuah yang asem, segar, dan bikin nagih, sinigang khas Filipina ini wajib banget kamu coba. Hidangan satu ini mirip-mirip dengan sayur asem atau tom yum, tapi punya karakter rasa sendiri yang unik. Sinigang biasanya berbahan dasar daging atau seafood dengan kuah asam dari tamarind, dan rasanya itu… aduh, segar banget!

Menariknya, resep sinigang ini bisa banget dimodifikasi sesuai selera tanpa menghilangkan cita rasa aslinya. Jadi buat kamu yang baru pertama kali nyobain masakan Filipina, sinigang ini adalah pilihan paling aman dan paling gampang.

Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap mulai dari asal-usul sinigang, bahan, langkah memasak, tips biar rasanya makin mantap, sampai variasi yang bisa kamu coba. Tenang aja, semuanya ditulis dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami.


Apa Itu Sinigang?

Sinigang adalah salah satu hidangan paling populer di Filipina. Kuahnya punya rasa asam segar dari asam jawa (tamarind), meskipun beberapa daerah juga pakai calamansi, tomat, atau bahkan mangga hijau sebagai sumber keasamannya.

Yang bikin sinigang berbeda adalah rasa asamnya yang clean, segar, bukan sekadar asam tajam. Ditambah isian daging atau seafood serta sayuran seperti kangkung, lobak, terong, dan kacang panjang, jadilah sup yang menggugah selera banget.

Sinigang sering disajikan sebagai comfort food, cocok dimakan saat cuaca hujan, atau ketika kamu butuh makanan yang hangat dan menyegarkan.


Bahan-Bahan Sinigang Khas Filipina

Bagian terbaiknya: bahan-bahan sinigang itu simpel banget dan gampang ditemuin di Indonesia. Gak perlu repot nyari bahan aneh-aneh.

Bahan Utama:

  • 500 gram daging babi atau sapi (biasanya pork belly; kalau mau halal, pakai daging sapi atau ayam)

  • 1 liter air

  • 2 buah tomat, potong besar

  • 1 bawang bombay, iris

  • 3 siung bawang putih, geprek

  • 2 butir cabai merah utuh (opsional)

  • 1 batang kacang panjang, potong 5–7 cm

  • 1 buah terong ungu, potong memanjang

  • 1 ikat kangkung atau bayam

  • 1 buah lobak, iris tipis

  • Garam dan lada secukupnya

  • 2–3 sendok makan asam jawa (larutkan dengan sedikit air)

Bahan Pelengkap (opsional tapi makin enak):

  • 1 sendok makan kecap ikan (fish sauce)

  • Daun bawang

  • Tomat ekstra untuk sensasi segar

  • Bubuk kaldu (ayam/sapi)


Cara Membuat Sinigang yang Simple dan Enak

1. Rebus Daging Hingga Empuk

Pertama-tama, rebus daging sampai empuk. Kalau kamu pakai daging sapi atau ayam, prosesnya kurang lebih sama. Untuk pork belly, biasanya lebih cepat empuk dan kuahnya jadi lebih gurih.

Biarkan daging direbus sekitar 30–45 menit. Kalau ada busa yang muncul di permukaan, buang aja supaya kuah tetap jernih.


2. Masukkan Tomat, Bawang, dan Cabai

Setelah daging lumayan empuk, masukkan tomat, bawang bombay, bawang putih, dan cabai. Sayuran ini akan membantu membangun rasa dasar kuah sinigang yang gurih dan segar.

Tomat akan hancur perlahan dan membuat kuah semakin enak.


3. Tambahkan Asam Jawa

Ini bagian paling penting. Larutan asam jawa dimasukkan perlahan sambil dicicipi. Rasa sinigang memang dominan asam, tapi kamu bisa atur sesuai selera.

Kalau mau sensasi sinigang yang autentik, jangan takut buat bikin kuahnya cukup asam. Justru di situ letak kenikmatannya!


4. Masukkan Sayuran yang Lebih Keras

Lobak dan terong dimasukkan lebih dulu supaya matang sempurna. Masak sekitar 5 menit sampai lobak empuk tapi tidak hancur.


5. Masukkan Sayuran yang Mudah Layu

Terakhir, masukkan kangkung atau bayam. Masak sebentar aja, sekitar 1 menit, supaya masih crunchy dan warnanya tetap cantik.

Tambahkan kecap ikan kalau mau rasa yang lebih autentik ala Filipina.


6. Koreksi Rasa

Terakhir, tes rasanya. Tambahkan garam, lada, dan asam kalau perlu. Sinigang harus punya perpaduan rasa yang seimbang: asam, gurih, segar. Pada situasi ini kalau sudah pas, matikan api dan siap disajikan panas-panas.

Baca Juga:
6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu?


Tips Biar Sinigang Makin Mantap

1. Gunakan Asam yang Segar

Kalau bisa, pakai asam jawa yang asli, bukan yang bubuk instan. Rasanya jauh lebih segar dan alami.

2. Tambahkan Tomat Banyak

Rahasia sinigang enak adalah tomat yang cukup banyak sehingga kuahnya berwarna sedikit kemerahan dan aromanya lebih menggugah.

3. Kacang Panjang Jangan Terlalu Matang

Supaya tekstur tetap enak dan tidak lembek. Masukkan di pertengahan proses memasak.

4. Kuah Harus Agak Asam

Sinigang yang kurang asam rasanya bakal hambar. Justru ciri khasnya itu fresh sour broth, jadi jangan ragu menambahkan asam kalau rasanya kurang nendang.

5. Mau Lebih Autentik? Tes dengan Fish Sauce

Satu sendok makan aja bisa bikin aroma dan rasa lebih “Filipina banget”.


Variasi Sinigang yang Bisa Kamu Coba

1. Sinigang na Baboy (Pork Sinigang)

Ini versi paling klasik dan paling populer. Sampai saat ini Lemak dari pork belly bikin kuahnya gurih dan nikmat.

2. Sinigang na Hipon (Sinigang Udang)

Lebih ringan dan cocok buat kamu yang suka seafood. Bagaimanapun juga rasanya lebih manis alami dari udang.

3. Sinigang na Isda (Sinigang Ikan)

Biasanya pakai ikan milkfish atau salmon. Cocok buat diet atau makan malam yang ringan.

4. Sinigang with Green Mango

Beberapa daerah di Filipina pakai mangga muda sebagai pengganti asam jawa. Hasilnya? Asam segar dengan aroma mangga yang unik.

5. Sinigang Instant-Style

Kalau mau praktis, secara khusus bisa pakai bumbu instan sinigang yang banyak dijual di toko Asia. Tapi menurutku dalam hal ini tetap lebih enak yang versi homemade.


Kenapa Kamu Harus Nyoba Masak Sinigang?

Hal pertama yang perlu di ingat, Sinigang khas Filipina bukan cuma sup asam biasa. Ini makanan rumahan yang comforting banget, gampang di buat, bahan gampang dicari, dan rasanya bisa menyesuaikan lidah orang Indonesia. Kalau kamu bosan dengan sup-sup yang itu-itu aja, sinigang bisa jadi pilihan segar yang tetap familiar di lidah karena mirip sayur asem, tapi dengan sentuhan baru yang lebih kaya rasa. Selain itu, karena banyak sayurnya, sinigang juga menyehatkan dan cocok banget buat kamu yang lagi butuh makanan hangat tapi tetap ringan.

6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu

6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu?

Filipina itu bukan cuma terkenal dengan pantai eksotis atau kota-kota berwarna cerah, tapi juga punya ragam kuliner yang benar-benar bisa bikin lidah penasaran. Bahkan beberapa hidangannya punya cita rasa yang dekat dengan masakan Indonesia, tapi tetap punya sentuhan khas yang bikin beda. Di bawah ini, aku rangkum 6 makanan khas Filipina yang paling sering di bicarakan wisatawan dan pecinta kuliner. Siapa tahu kamu langsung kepincut sama salah satunya!


1. Adobo: Hidangan Ikonik yang Jadi Kebanggaan Negeri

Adobo adalah salah satu makanan paling terkenal di Filipina, bahkan bisa di bilang “national dish” mereka. Di balik kesederhanaannya, Adobo punya cita rasa yang kaya banget. Daging ayam atau babi di masak perlahan dengan campuran kecap, cuka, bawang putih, dan lada hitam, menghasilkan rasa gurih-asam yang bikin nagih.

Yang menarik, tiap daerah di Filipina punya versi Adobo sendiri. Ada yang lebih dominan cuka, ada yang lebih manis, atau bahkan ada yang di tambah santan. Kalau kamu suka makanan rumahan yang comforting, Adobo sudah pasti cocok banget buatmu.


2. Sinigang: Asam Segar yang Bikin Nafsu Makan Bangkit

Sinigang adalah sup asam khas Filipina yang melegenda. Rasa asamnya biasanya berasal dari tamarind (asam), tapi beberapa versi menggunakan calamansi, green mango, atau bahkan guava. Kuahnya yang segar di padukan dengan sayuran dan pilihan daging seperti babi, udang, atau ikan.

Kalau kamu suka sayur asem tapi pengen yang lebih “nendang” rasa asamnya, Sinigang bakal terasa familiar sekaligus berbeda. Banyak orang bule yang jatuh cinta sama hidangan ini karena rasanya unik dan menyejukkan. Makan Sinigang di hari hujan? Wah, pasti mantap banget.

Baca Juga:
Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!


3. Lechon: Kulit Renyah yang Susah Dilupakan

Kalau ada makanan yang di anggap “bintang pesta” di Filipina, jawabannya adalah Lechon. Bayangkan seekor babi utuh yang di panggang perlahan selama berjam-jam hingga kulitnya super renyah dan dagingnya juicy. Aromanya? Jangan di tanya, sudah pasti bikin melirik meski dari jauh.

Lechon sering hadir di acara besar seperti pernikahan atau perayaan keluarga. Bahkan ada kota di Filipina, yaitu Cebu, yang sangat terkenal dengan Lechonnya. Banyak food traveler bilang kalau Lechon Cebu punya kulit paling crunchy dan daging paling flavorful. Meski tidak semua orang bisa makan hidangan ini, Lechon tetap menjadi salah satu kuliner paling ikonik dari Filipina.


4. Pancit Canton: Mie ala Filipina yang Mirip Tapi Bikin Rindu

Buat kamu pecinta mie, Pancit Canton wajib di coba. Ini adalah versi mie tumis khas Filipina yang menggunakan mie kuning dengan tekstur kenyal. Rasanya gurih dan biasanya di sajikan dengan sayuran, ayam, udang, atau daging.

Walaupun sekilas mirip mie goreng di Indonesia atau chow mein ala Tiongkok, Pancit Canton tetap punya karakter khas, cukup ringan, tapi penuh rasa. Konon, makan Pancit saat ulang tahun membawa keberuntungan dan umur panjang. Jadi jangan heran kalau hidangan ini sering muncul di berbagai perayaan.


5. Kare-Kare: Kuah Kacang Kental yang Unik Banget

Kare-Kare adalah hidangan berkuah kaya rasa dengan warna oranye kecokelatan. Kuahnya di buat dari saus kacang yang legit dan kadang di tambah pasta annatto untuk memberikan warna khas. Isinya bisa berupa buntut sapi, babat, sayuran panjang, dan terong.

Yang bikin unik, Kare-Kare hampir selalu di sajikan dengan bagoong alias pasta udang fermentasi. Kombinasi rasa kacang yang lembut dan asin gurih dari bagoong benar-benar memberikan sensasi yang beda. Kalau kamu suka sate bumbu kacang atau gado-gado, tapi pengen versi yang lebih “berani”, Kare-Kare bisa jadi kejutan menyenangkan.


6. Halo-Halo: Dessert Warna-Warni yang Bikin Mood Naik

Kalau sudah bicara makanan khas Filipina, dessert yang satu ini nggak mungkin ketinggalan. Halo-Halo adalah pencuci mulut dingin yang super meriah dan penuh warna. Isinya campur-campur, mulai dari kacang merah, nata de coco, jagung manis, ube halaya, sagu, pisang, hingga es serut yang di siram susu. Di atasnya kadang di tambahkan es krim ube yang jadi favorit banyak orang.

Rasanya? Segar, manis, dan pastinya bikin senyum. Halo-Halo cocok banget buat kamu yang suka dessert penuh kejutan dalam satu mangkuk. Selain itu, tampilan fotonya juga Instagramable banget.

Kenapa Kuliner Filipina Layak Masuk Daftar Travel Kuliner Kamu?

Salah satu alasan kenapa banyak orang jatuh cinta pada makanan khas Filipina adalah keberaniannya dalam bermain rasa. Kamu akan menemukan perpaduan manis, gurih, asin, asam, sampai creamy dalam hidangan yang terlihat sederhana. Walaupun banyak di pengaruhi budaya Spanyol, Tiongkok, dan Melayu, masakan Filipina tetap punya karakter yang kuat.

Selain itu, kulinernya juga punya vibe “comfort food”, hangat, beraroma, dan terasa seperti masakan rumah. Cocok buat kamu yang ingin traveling sambil menjelajah cita rasa baru tapi tetap nyaman di lidah.

Strategi Soft Opening Restoran

Strategi Soft Opening Restoran Biar Langsung Ramai

Membuka restoran baru memang menyenangkan, tapi tantangan terbesar adalah menarik pelanggan sejak awal. Di sinilah Strategi Soft Opening Restoran berperan penting. Soft opening bukan hanya sekadar tes operasional, tetapi juga peluang membangun buzz dan reputasi awal agar restoran langsung ramai ketika grand opening.

Artikel ini membahas berbagai strategi soft opening restoran yang efektif, mulai dari perencanaan, promosi, hingga tips agar pengalaman pelanggan pertama kali meninggalkan kesan positif.

Apa Itu Soft Opening dan Mengapa Penting?

Soft opening adalah tahap awal pembukaan restoran secara terbatas sebelum grand opening resmi. Biasanya targetnya:

  • Teman, keluarga, dan komunitas lokal

  • Influencer atau food blogger

  • Pelanggan loyal potensial

Mengapa penting?

  • Memberikan waktu bagi staf untuk beradaptasi dengan SOP restoran.

  • Menguji kualitas makanan, pelayanan, dan sistem operasional.

  • Membangun buzz di media sosial sebelum pembukaan resmi.

  • Mengumpulkan feedback untuk perbaikan cepat.

Dengan kata lain, soft opening adalah langkah strategis untuk mengurangi risiko kegagalan sekaligus meningkatkan peluang restoran baru langsung ramai.

Langkah-Langkah Strategi Soft Opening Restoran

Berikut adalah langkah-langkah penting yang bisa diterapkan agar soft opening lebih sukses:

1. Tentukan Target dan Kapasitas Soft Opening

Langkah pertama dalam Strategi Soft Opening Restoran adalah menentukan siapa yang akan diundang dan berapa banyak kapasitas yang bisa ditangani. Misalnya:

  • Hanya teman dan keluarga selama 2–3 hari pertama.

  • Pelanggan loyal yang sudah mengikuti media sosial.

  • Influencer lokal dengan jumlah followers relevan.

Selain itu, kapasitas dibatasi agar staf tidak kewalahan dan kualitas pelayanan tetap maksimal.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Waktu soft opening juga memengaruhi kesan awal. Tipsnya:

  • Pilih hari kerja untuk uji operasional tanpa terlalu ramai.

  • Jangan langsung di akhir pekan karena bisa overload.

  • Soft opening sebaiknya 1–2 minggu sebelum grand opening resmi.

Dengan begitu, restoran punya waktu untuk evaluasi dan memperbaiki kekurangan sebelum hari besar.

3. Tentukan Menu Terbatas

Saat soft opening, tidak perlu menampilkan seluruh menu. Pilih menu yang:

  • Sudah teruji rasanya.

  • Mudah disajikan dalam jumlah banyak.

  • Memiliki nilai jual atau signature dish.

Selain itu, menu terbatas memudahkan kitchen untuk fokus pada kualitas, sehingga pelanggan mendapat pengalaman terbaik.

Baca Juga: Resep Gulai Taboh Khas Lampung Terlezat yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah

4. Manfaatkan Media Sosial dan Influencer

Promosi sebelum dan selama soft opening sangat penting. Strategi efektif:

  • Posting teaser menu di Instagram atau TikTok.

  • Undang food blogger untuk review awal.

  • Gunakan hashtag khusus soft opening.

Selain itu, testimoni awal dari influencer atau pelanggan akan menjadi bukti sosial yang meningkatkan rasa penasaran masyarakat.

5. Buat Promo Menarik untuk Soft Opening

Promo soft opening bisa meningkatkan kunjungan dan buzz. Contoh strategi:

  • Diskon 20–30% selama soft opening.

  • Buy 1 get 1 untuk menu tertentu.

  • Voucher untuk kunjungan berikutnya.

Selain itu, promo ini membuat pelanggan merasa mendapat “eksklusif benefit” sehingga lebih loyal sejak awal.

6. Pastikan Staf Siap dan Terlatih

Kesuksesan soft opening sangat tergantung pada staf. Tips:

  • Latih staf dengan SOP baru.

  • Buat simulasi layanan sebelum soft opening.

  • Berikan briefing harian selama soft opening.

Dengan begitu, pelayanan tetap konsisten, bahkan saat restoran mulai ramai.

7. Gunakan Feedback Pelanggan

Feedback adalah kunci agar grand opening sukses. Strategi:

  • Sediakan form feedback sederhana di meja atau online.

  • Dengarkan keluhan dan saran dengan serius.

  • Perbaiki menu, pelayanan, atau sistem sebelum hari resmi.

Selain itu, pelanggan yang merasa didengar biasanya akan membagikan pengalaman positif di media sosial.

8. Bangun Buzz dan Cerita Menarik

Cerita menarik atau behind-the-scenes bisa meningkatkan engagement. Contoh:

  • Postingan “persiapan kitchen sebelum soft opening”.

  • Video singkat staff sedang latihan plating.

  • Cerita tentang inspirasi menu signature dish.

Dengan begitu, pelanggan merasa lebih dekat dengan brand, dan rasa penasaran meningkat.

9. Evaluasi dan Persiapan Grand Opening

Setelah soft opening, lakukan evaluasi:

  • Apa yang berjalan lancar dan perlu dipertahankan.

  • Apa yang perlu diperbaiki segera.

  • Data pelanggan dan feedback untuk strategi promosi grand opening.

Selain itu, gunakan insight ini untuk menyesuaikan strategi marketing, kapasitas, dan menu agar grand opening lebih ramai.

Tips Tambahan Agar Soft Opening Lebih Efektif

  • Gunakan sistem reservasi agar tidak terlalu ramai sekaligus.

  • Pastikan semua peralatan dan stok bahan cukup untuk hari pertama.

  • Buat dekorasi Instagrammable agar pelanggan suka foto dan share.

  • Siapkan checklist operasional harian untuk memantau kualitas.

  • Libatkan staf secara aktif untuk menciptakan energi positif.

Dengan menerapkan Strategi Soft Opening Restoran ini, restoran baru punya peluang lebih besar untuk langsung ramai, mendapatkan review positif, dan membangun loyalitas pelanggan sejak awal.

Menu Mocktail Premium

Cara Membuat Menu Mocktail Premium dengan Bahan Sederhana

Cara Membuat Menu Mocktail Premium dengan Bahan Sederhana

Ketika mendengar kata mocktail, sebagian besar orang langsung membayangkan minuman elegan ala café mahal. Namun demikian, kamu sebenarnya bisa membuat Menu Mocktail Premium hanya dengan bahan sederhana yang ada di rumah. Selain itu, proses pembuatannya juga tidak rumit dan justru cukup menyenangkan, apalagi jika kamu suka bereksperimen.

Artikel ini akan membahas mulai dari konsep dasar mocktail, teknik peracikan, bahan-bahan simpel, hingga beberapa resep yang bisa langsung kamu coba. Dengan begitu, kamu bisa menyajikan minuman premium baik untuk tamu, usaha F&B, hingga kebutuhan konten sosial media.

Apa Itu Menu Mocktail Premium?

Menu Mocktail Premium adalah rangkaian minuman tanpa alkohol yang memiliki karakter rasa lebih kompleks sekaligus tampilan yang elegan. Selain itu, mocktail premium umumnya dibuat menggunakan teknik ala bartender profesional sehingga menghasilkan sensasi minuman yang lebih mewah.

Meskipun begitu, premium tidak perlu berarti mahal. Justru yang terpenting adalah:

  • Rasa yang seimbang

  • Aroma yang segar

  • Visual yang menarik

  • Teknik peracikan yang tepat

Dengan empat elemen tersebut, bahan sederhana pun bisa berubah menjadi minuman kelas café.

Kenapa Menu Mocktail Premium Sedang Tren?

Seiring berkembangnya gaya hidup sehat dan non-alkohol, peminat mocktail meningkat cukup drastis. Selain itu, banyak café yang mulai menjadikan mocktail sebagai produk unggulan karena margin keuntungannya yang besar.

Berikut beberapa alasan tren ini semakin naik:

1. Cocok untuk Semua Kalangan

Minuman ini aman dikonsumsi siapa saja. Oleh karena itu, mocktail sangat fleksibel untuk acara keluarga, event formal, hingga hangout santai.

2. Modal Kecil, Nilai Jual Tinggi

Dengan bahan yang murah, kamu bisa menjual mocktail dengan harga premium. Selain itu, tampilannya yang menarik membuat value-nya makin tinggi.

3. Instagramable

Tampilan cantik adalah daya tarik utama. Selanjutnya, konten mocktail sangat mudah menarik perhatian di sosial media.

4. Kreasi Tanpa Batas

Kamu bebas membuat racikan baru. Sebagai tambahan, kamu bisa menggabungkan cita rasa buah, teh, soda, ataupun rempah untuk hasil yang unik.

Baca Juga: Resep Gulai Taboh Khas Lampung Terlezat yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah

Bahan-Bahan Sederhana untuk Menu Mocktail Premium

Untuk membuat mocktail premium, kamu tidak memerlukan bahan mahal. Sebaliknya, bahan-bahan berikut sangat mudah ditemukan di dapur atau minimarket.

1. Buah Segar

Jeruk, lemon, stroberi, anggur, dan nanas bisa menjadi base rasa utama. Selain itu, buah segar memberi aroma alami.

2. Sirup Komersial

Sirup leci, blueberry, vanilla, hingga karamel membantu memperkuat rasa dan memberikan warna.

3. Soda atau Sparkling Water

Sebagai tambahan, soda memberikan kesan menyegarkan dan lebih premium.

4. Teh

Teh jasmine, black tea, dan green tea bisa menciptakan mocktail yang terasa lebih elegan.

5. Rempah Sederhana

Seperti jahe, kayu manis, sereh, dan cengkeh. Selain itu, rempah memberikan aroma mewah ala hotel.

6. Pemanis Alami

Madu dan gula cair memberikan cita rasa lembut dan tidak terlalu menusuk.

Dengan kombinasi bahan-bahan tersebut, kamu bisa menciptakan Menu Mocktail Premium tanpa mengeluarkan biaya besar.

Teknik Dasar Membuat Mocktail Ala Profesional

Selain bahan, teknik membuat mocktail juga sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Oleh karena itu, kamu perlu memahami beberapa teknik dasar berikut.

1. Teknik Shaking

Teknik ini biasanya digunakan untuk mencampur bahan cair dengan bahan kental atau buah. Selain itu, shaking juga membuat minuman lebih dingin dan menyatu.

Tips:

  • Gunakan shaker atau toples tertutup.

  • Kocok 10–15 detik untuk rasa yang merata.

2. Teknik Layering

Teknik layering bertujuan menciptakan gradasi warna. Selanjutnya, teknik ini membuat tampilan mocktail lebih premium.

Tips:

  • Masukkan bahan yang lebih berat terlebih dahulu, seperti sirup.

  • Setelah itu, tambahkan es batu.

  • Baru kemudian tuangkan cairan ringan seperti soda.

3. Teknik Muddling

Untuk mendapatkan aroma alami dari buah atau rempah, muddling sangat penting. Selain itu, teknik ini membuat mocktail terasa lebih segar.

4. Teknik Garnishing

Garnish sederhana dapat menaikkan level visual mocktail. Oleh karena itu, pilih garnish yang tidak hanya cantik, tetapi juga relevan dengan rasa.

Pilihan garnish mudah:

  • irisan jeruk

  • daun mint

  • stroberi

  • kulit jeruk spiral

Resep Menu Mocktail Premium Berbahan Sederhana

Selanjutnya, berikut beberapa resep mocktail yang bisa kamu buat di rumah. Selain mudah, semua resep ini layak masuk daftar menu café premium.

1. Citrus Sparkling Honey

Bahan:

  • Lemon

  • Jeruk sunkist

  • Madu

  • Sparkling water

  • Es batu

  • Daun mint

Cara Membuat:

  1. Peras lemon dan jeruk.

  2. Kemudian campurkan air perasan dengan madu.

  3. Setelah itu, tuang ke gelas berisi es.

  4. Tambahkan sparkling water.

  5. Terakhir, garnish dengan mint.

2. Lychee Breeze Mocktail

Bahan:

  • Sirup leci

  • Teh jasmine

  • Jus lemon

  • Es batu

  • Buah leci

Cara Membuat:

  1. Campur sirup leci, teh, dan lemon.

  2. Selanjutnya, shake hingga dingin.

  3. Tuang ke gelas dan beri topping leci.

3. Tropical Sunset Layered Mocktail

Bahan:

  • Sirup mangga

  • Jus nanas

  • Soda

  • Sirup grenadine

  • Es batu

Cara Membuat:

  1. Masukkan es batu.

  2. Kemudian tuang sirup dan jus.

  3. Setelah itu, tambahkan soda perlahan.

  4. Terakhir, masukkan grenadine untuk gradasi.

4. Berry Vanilla Cream Mocktail

Bahan:

  • Sirup berry

  • Sirup vanilla

  • Susu evaporasi

  • Soda

  • Es batu

Cara Membuat:

  1. Masukkan sirup dan susu ke shaker.

  2. Shake kuat selama 15 detik.

  3. Tuang dan tambahkan sedikit soda.

5. Lemon Ginger Refresher

Bahan:

  • Jahe

  • Lemon

  • Madu

  • Soda

  • Es batu

Cara Membuat:

  1. Muddle jahe dan madu.

  2. Kemudian tambahkan lemon.

  3. Isi gelas dengan es.

  4. Setelah itu, tuang soda dan aduk perlahan.

Tips Agar Menu Mocktail Premium Terlihat Lebih Menarik

Sebagai tambahan, beberapa tips berikut bisa membuat mocktail sederhana terlihat jauh lebih premium:

1. Pilih Gelas yang Tepat

Gelas highball, coupe, atau mason jar bisa meningkatkan tampilan.

2. Bermain dengan Warna

Kontras warna membuat minuman lebih eye-catching. Selain itu, layering dapat membuatnya lebih estetis.

3. Gunakan Es Batu Buah

Selain menjaga suhu, es buah memberi sentuhan elegan.

4. Tambahkan Foam

Foam memberikan tekstur mewah yang sangat disukai.

5. Gunakan Aromatic Garnish

Kulit jeruk, rosemary, atau mint selalu berhasil meningkatkan aroma mocktail.

Resep Gulai Taboh Khas Lampung Terlezat yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah

Resep Gulai Taboh Khas Lampung Terlezat yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah

Gulai Taboh adalah salah satu kuliner tradisional Lampung yang rasanya benar-benar unik dan beda dari gulai pada umumnya. Kalau biasanya gulai identik dengan bumbu yang kompleks dan kuah yang pekat, Gulai Taboh justru terasa lebih ringan, creamy dari santan, dan punya aroma daun-daunan yang bikin nagih. Meskipun sederhana, rasanya tetap kaya dan menggugah selera.

Kabar baiknya, makanan khas Lampung ini ternyata sangat mudah dibuat di rumah. Bahkan buat kamu yang baru belajar masak pun dijamin bisa berhasil. Yuk, kita bahas mulai dari sejarahnya sedikit, bahan-bahan lengkap, sampai cara memasak yang simpel!

Apa Itu Gulai Taboh?

Gulai Taboh adalah makanan tradisional Lampung yang biasanya disajikan pada acara adat atau sebagai hidangan keluarga. Ciri khas utamanya adalah penggunaan santan yang cukup banyak sehingga kuahnya terasa gurih dan lembut. Dalam bahasa Lampung, “taboh” sendiri berarti santan atau disiram santan.

Berbeda dari gulai daerah lain yang memakai rempah dengan aroma tajam, makanan ini lebih menonjolkan rasa bahan utamanya seperti ikan, umbi-umbian, atau sayuran. Inilah yang membuat rasanya jadi lebih natural dan ringan.

Biasanya lauk yang digunakan adalah ikan asap atau ikan laut seperti kakap, tongkol, atau ikan tenggiri. Tapi kalau kamu punya stok ikan yang lain pun sebenarnya bisa banget dipakai.

Ciri Khas Rasa Gulai Taboh

Supaya kamu bisa menilai apakah hidangan ini cocok dengan seleramu, berikut karakter khas rasa Gulai Taboh:

1. Gurih Santan yang Lembut

Santan kental yang dimasak sampai menyatu dengan bumbu menciptakan rasa creamy namun tetap ringan.

2. Tidak Terlalu Pedas

Gulai Taboh bukan jenis makanan yang mengandalkan pedas. Tapi kalau kamu suka pedas, tinggal tambahin cabai sesuai selera.

3. Aroma Daun-daunan yang Segar

Biasanya menggunakan daun kunyit dan daun salam sehingga aromanya harum tapi tidak menyengat.

4. Rasa Ikan yang Menonjol

Karena bumbunya simple, rasa ikan atau bahan utamanya tetap terasa jelas. Jadi pastikan bahan yang di pakai masih fresh ya.

Baca Juga:
6 Makanan Khas Lampung Yang Wajib Banget Kamu Coba, Kamu Pilih Yang Mana?

Bahan-Bahan Gulai Taboh Khas Lampung

Salah satu alasan banyak orang suka membuat makanan ini adalah karena bahan-bahannya mudah di cari. Berikut daftar bahan lengkapnya:

Bahan Utama:

  • 500 gram ikan tenggiri / kakap / ikan asap sesuai selera

  • 1 liter santan (campuran santan kental dan encer)

  • 2 buah kentang, potong besar

  • 1 buah labu kuning (opsional), potong kotak

  • 1 papan petai (opsional)

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 4 butir kemiri

  • 1 ruas kunyit

  • 1 ruas jahe

  • 1 sdm ketumbar

Bumbu Pelengkap:

  • 2 lembar daun kunyit

  • 3 lembar daun salam

  • 1 batang serai, memarkan

  • 3 buah cabai merah besar (iris serong)

  • Garam, gula, dan penyedap secukupnya

Cara Membuat Gulai Taboh yang Super Mudah

Walau rasanya mewah, cara bikin makanan ini ternyata nggak seribet yang kamu bayangkan. Ikuti langkah berikut ya:

1. Siapkan Ikan

Kalau kamu memakai ikan laut segar, cuci bersih lalu beri sedikit garam dan jeruk nipis supaya tidak amis. Diamkan beberapa menit lalu bilas kembali.

Kalau memakai ikan asap, cukup bersihkan bagian luarnya lalu potong sesuai selera.

2. Tumis Bumbu

Haluskan semua bumbu halus, kemudian tumis dengan sedikit minyak sampai harum dan warnanya berubah lebih pekat. Tambahkan daun kunyit, daun salam, serai, dan cabai merah besar. Aduk sebentar.

3. Masukkan Santan Encer

Tuang santan encer ke dalam wajan. Masak dengan api sedang sambil di aduk perlahan supaya santan tidak pecah.

4. Masukkan Bahan Utama

Masukkan potongan kentang, labu, dan petai jika ada. Tunggu sampai setengah matang.

Setelah itu, masukkan ikan. Biarkan semuanya mendidih perlahan sampai kuah meresap dan bumbunya menyatu.

5. Tuang Santan Kental

Terakhir, masukkan santan kental sambil terus di aduk. Masak sampai kuah sedikit mengental dan aromanya semakin keluar. Koreksi rasa: tambahkan garam, gula, atau sedikit kaldu sesuai selera.

Masak sampai semua bahan lembut dan kuahnya terlihat cantik.

6. Sajikan

Gulai Taboh paling enak di sajikan hangat bersama nasi putih. Aroma santan, rempah yang ringan, dan tekstur ikan yang lembut benar-benar bikin makan jadi lebih nikmat.

Tips Biar Gulai Taboh Makin Enak

1. Pilih Santan Segar

Santan yang baru di peras punya rasa lebih manis dan creamy di bandingkan santan instan.

2. Jangan Masak dengan Api Besar

Agar santan tidak pecah, gunakan api kecil–sedang. Aduk perlahan.

3. Gunakan Ikan Segar

Ikan yang masih fresh akan memberi rasa manis alami. Kalau ingin lebih kuat aromanya, kamu bisa mix ikan segar dan ikan asap.

4. Tambahkan Sayuran Favorit

Selain labu dan kentang, kamu juga bisa menambah daun singkong atau kacang panjang.

Variasi Gulai Taboh Lainnya

Supaya kamu nggak bosan, berikut beberapa variasi Gulai Taboh yang juga populer:

1. Gulai Taboh Sayur

Tanpa ikan, hanya berisi sayur-sayuran seperti daun singkong dan labu. Rasanya tetap gurih dan segar.

2. Gulai Taboh Ikan Asap

Rasanya lebih ‘smoky’ dan khas. Biasanya ini yang paling otentik dalam hidangan adat Lampung.

3. Gulai Taboh Campur

Kombinasi ikan laut, ikan asap, dan sayuran sekaligus. Cocok untuk hidangan keluarga besar.

Kenapa Gulai Taboh Cocok untuk Masakan Rumahan?

  • Bahannya mudah di cari

  • Rasanya tidak terlalu berat, cocok di makan setiap hari

  • Kaya akan santan, namun tetap seimbang berkat sayuran

  • Cocok untuk anak-anak karena tidak pedas

  • Bisa di simpan dan di panaskan lagi tanpa mengubah rasa terlalu banyak

Buat kamu yang suka masakan rumahan dengan rasa gurih lembut, Kuliner ini ini wajib banget kamu coba.

6 Makanan Khas Lampung Yang Wajib Banget Kamu Coba, Kamu Pilih Yang Mana

6 Makanan Khas Lampung Yang Wajib Banget Kamu Coba, Kamu Pilih Yang Mana?

Lampung bukan cuma dikenal lewat pantai-pantai cantik dan Taman Nasional Way Kambas-nya yang melegenda, tapi juga punya deretan kuliner khas yang bikin lidah kamu nagih. Buat kamu yang lagi nyari referensi makanan khas Lampung yang wajib di coba, daftar berikut ini bisa banget jadi panduan kulineran kamu. Rasanya unik, bahan-bahannya lokal, dan pengalaman makannya benar-benar beda dari daerah lain.

Yuk, kita jelajahi satu per satu!

1. Seruit – Rajanya Makanan Tradisional Lampung

Seruit adalah makanan ikonik masyarakat Lampung, terutama di daerah pesisir. Biasanya terdiri dari ikan yang di bakar atau di goreng, umumnya ikan laut seperti belida, nila, atau baung. Lalu di campur dengan sambal terasi, tempoyak (fermentasi durian), atau mangga kuah.

Kenapa Kamu Wajib Coba?

Yang bikin seruit spesial adalah paduan rasa asam, pedas, dan gurih yang benar-benar nendang. Tempoyaknya nambahin aroma khas yang mungkin awalnya bikin kamu ragu, tapi begitu di campur dengan ikan dan sambal… wah, susah berhenti makannya!
Kalau kamu suka petualangan rasa yang unik, seruit itu wajib banget masuk list.

2. Pempek Lampung – Mirip Pempek Palembang, tapi Punya Cita Rasa Sendiri

Banyak yang mengira pempek hanya identik dengan Palembang. Padahal Lampung punya versi pempeknya sendiri. Walaupun secara tampilan mirip, pempek Lampung biasanya punya tekstur yang sedikit lebih padat dan rasa ikan yang lebih kuat.

Keunikan Pempek Lampung

Kuah cuko di Lampung cenderung lebih manis, dengan aroma bawang yang lebih terasa. Beberapa pedagang bahkan menambahkan rempah lokal agar rasanya makin khas.

Kalau kamu pencinta pempek, cobain versi Lampung biar kamu tahu bedanya dan bisa punya favorit baru.

3. Tempoyak – Si Fermentasi Durian yang Aromanya Bikin Kaget

Nah, kalau makanan ini sifatnya love or hate. Tempoyak adalah durian yang di fermentasi, dan rasanya… unik banget. Bagi orang Lampung, tempoyak itu makanan yang sakral karena sering di jadikan campuran masakan, sambal, dan tentu saja seruit.

Cara Menikmati Tempoyak

  • Dicampur ke dalam kuah ikan

  • Dijadikan sambal tempoyak

  • Dicampur dengan mangga muda untuk rasa yang lebih seimbang

Aromanya kuat, tapi sensasi gurih-asam yang muncul setelahnya justru bikin ketagihan. Ini pengalaman rasa yang nggak mungkin kamu temukan di makanan daerah lain.

4. Gulai Taboh – Hidangan Lembut yang Cocok Buat Pecinta Sayur

Kalau kamu butuh makanan yang lebih ringan namun tetap kaya rempah, gulai taboh adalah pilihan yang pas. Berasal dari adat Lampung Pepadun, makanan ini memakai campuran sayur seperti kacang panjang, rebung, terong, dan biasanya juga ada ikan laut yang di rebus dengan santan.

Ciri Khas Gulai Taboh

Berbeda dari gulai daerah lain yang pedas dan pekat, gulai taboh justru lebih ringan tetapi tetap gurih. Rempahnya soft, santannya creamy, dan cocok banget di santap bareng nasi hangat.
Ini jenis makanan yang bikin kamu merasa “rumah”, meski baru pertama kali mencobanya.

Baca Juga:
Resep Gulai Taboh Khas Lampung Terlezat yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah

5. Umbu – Makanan Tradisional dari Bahan Rotan Muda

Nah, ini salah satu makanan khas Lampung yang paling unik karena bahan dasarnya bukan sayur atau daging, melainkan rotan muda. Iya, rotan! Umbu biasanya di olah menjadi tumisan atau di rebus hingga teksturnya lembut.

Pengalaman Rasa Umbu

Umbu punya rasa pahit yang khas, mirip dengan pare tapi dengan sensasi yang lebih subtle. Biasanya di masak dengan santan atau di tumis dengan cabai dan bawang untuk mengurangi pahitnya.
Buat kamu yang suka makanan tradisional otentik, umbu adalah pilihan yang benar-benar beda dari makanan daerah mana pun di Indonesia.

6. Keripik Pisang Lampung – Oleh-Oleh Favorit yang Selalu Dicari

Kalau yang satu ini kamu pasti sudah familiar. Lampung terkenal sebagai salah satu penghasil pisang terbesar di Indonesia, jadi nggak heran kalau keripik pisang jadi oleh-oleh nomor satu dari daerah ini.

Rasa Keripik Pisang Lampung

Berkembang banyak varian sekarang, mulai dari:

  • Manis original

  • Coklat

  • Tiramisu

  • Balado

  • Keju

  • Matcha (versi kekinian)

Yang bikin keripik pisang Lampung unggul adalah teksturnya yang renyah tanpa bikin mulut seret, plus rasa pisangnya terasa lebih natural. Cocok banget buat camilan di perjalanan atau teman nongkrong.

Mau Coba yang Mana Dulu?

Lampung punya begitu banyak pilihan makanan khas yang rasanya unik dan penuh karakter. Dari yang pedas, gurih, asam, sampai pahit yang eksotis. Semua tinggal kamu sesuaikan dengan selera. Kuliner Lampung itu bukan cuma makanan, tapi juga cerita budaya dan kebiasaan masyarakatnya.

Kalau kamu berencana ke Lampung, jangan lupa buat masukin keenam makanan ini ke dalam itinerary kuliner kamu. Atau kalau belum sempat datang langsung, beberapa makanan seperti keripik pisang atau pempek Lampung udah banyak di jual online.

Rekomendasi 5 Restoran Terbaik di Surabaya yang Sajikan Makanan Tradisional

Rekomendasi 5 Restoran Terbaik di Surabaya yang Sajikan Makanan Tradisional

Surabaya memang punya segudang pilihan kuliner yang menggoda, dari jajanan kaki lima hingga restoran yang nyaman untuk keluarga. Namun bagi kamu yang ingin merasakan suasana makan yang agak “tradisional”, dengan menu khas Indonesia dan sedikit nostalgia, berikut lima restoran yang layak banget dicoba di Kota Pahlawan.

1. Soto Ayam Ambengan Pak Sadi

Restoran legendaris ini benar‑benar mewakili rasa tradisional dengan sentuhan khas yang sulit ditiru. Dibuka sejak tahun 1971, warung ini terkenal dengan kuah kuning yang kental, suwiran ayam, dan koya (krupuk udang halus) sebagai topping khas.

Waktu makan di sini terasa seperti kembali ke “masakan ibu” yang hangat dan akrab, bukan hanya sekadar “makan di restoran”. Kalau ke Surabaya, ini menjadi salah satu tujuan wajib untuk mencicipi kuliner yang benar-benar melekat dengan kota ini.

Tips: datang agak pagi atau saat jam makan bukan puncak agar tidak antre terlalu lama.

2. Rawon Pak Pangat Wonokromo

Kalau kamu penggemar masakan Jawa Timur yang gurih dan berkuah, rawon adalah pilihan tepat. Restoran Rawon Pak Pangat ini adalah salah satu yang terkemuka di Surabaya. Berdiri sejak 1969, dan dikenal dengan rawon suwir, krengsengan, serta lauk‑lauk tambahan yang menggoda.

Suasana di tempat ini cenderung ramai, hangat, dan cocok untuk makan bersama teman atau keluarga setelah jalan‑jalan.

Tips: Minta sambal khas lokal agar rasa makin “nendang”.

3. Waroeng Joglo Merah Putih

Restoran ini punya keunikan tersendiri dari segi suasana: bangunan rumah kayu jati bergaya joglo Jawa‑klasik yang membawa nuansa tradisional sangat kuat.

Menu‑menunya juga klasik: penyetan, nasi goreng Jawa, sambal khas, hingga jajanan tradisional. Pas untuk momen makan santai yang ingin lebih “tradisional” feel‑nya, bukan hanya sekadar makan cepat.

Tips: Pilih meja di area kayu atau dekat ornamen tradisional agar foto makanannya juga instagrammable.

4. Dream of Kahyangan Art Resto

Kalau kamu cari tempat makan tradisional yang agak mewah namun tetap membawa rasa dan suasana Nusantara, Dream of Kahyangan bisa jadi pilihan. Restoran ini menggabungkan nuansa Jawa dan Tionghoa dengan ornamen kayu, batu alam, dan kolam ikan yang menambah kenyamanan.

Menu‑nya variatif tetapi tetap berakar ke kuliner Indonesia: sate ayam sawung, terong larasati, gurame sukma, dan lainnya. Cocok untuk acara makan keluarga atau teman yang ingin suasana agak istimewa tetapi tetap merakyat.

Tips: Jika datang malam, suasananya semakin nyaman dengan pencahayaan hangat, cocok buat ngobrol santai.

5. Indragiri Seafood & Resto

Meski namanya ‘seafood’, restoran ini juga sangat layak masuk daftar makanan tradisional karena menyajikan makanan khas daerah-Nusantara dengan gaya yang agak elegan namun tetap hangat.

Berada di Jalan Indragiri, Wonokromo, Surabaya, restoran ini cocok untuk kamu yang ingin makan tradisional tetapi tidak ingin suasana yang terlalu simpel atau “warung”. Menu‑nya luas dan bisa jadi pilihan jika kumpul bersama dalam acara khusus.

Tips: Cek menu khas daerah seperti olahan ikan atau lauk Nusantara yang bukan hanya seafood biasa, supaya pengalaman makin “tradisional”.

Mengapa Restoran Tradisional di Surabaya Layak Dikunjungi

Makanan tradisional punya kelebihan tersendiri:

  • Cita rasa autentik yang melibatkan rempah‑rempah lokal, tradisi turun‑temurun, dan bahan yang tak sekadar “tren”.

  • Suasana yang terasa lokal, baik dari desain interior maupun dari cara penyajian. Ini tak hanya soal makan, tapi soal pengalaman.

  • Nilai nostalgia dan kebersamaan: makan tradisional seringkali mengingatkan ke masa kecil, ke rumah, ke makan malam keluarga, bukan hanya acara makan cepat.

  • Pilihan yang beragam: dari warung sederhana hingga restoran yang agak ‘mewah’, semua ada. Jadi bisa disesuaikan dengan budget dan suasana yang diinginkan.

Baca Juga:
7 Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Enak dan Menggugah Selera!

Tips Memilih & Mengunjungi

  • Datanglah pada jam sedikit sebelum jam makan puncak untuk menghindari antre panjang.

  • Perhatikan menu spesial hari‑itu atau menu rekomendasi lokal supaya mendapatkan rasa paling autentik.

  • Kalau bersama keluarga, pilih tempat yang memiliki ruang cukup, banyak restoran tradisional sudah modern dan nyaman untuk anak‑anak.

  • Jangan ragu bertanya ke pelayan tentang “menu khas” tempat tersebut, kadang ada hidangan yang hanya tersedia terbatas.

  • Ambil kesempatan untuk foto suasana dan hidangan, karena bagian dari pengalaman makan tradisional adalah “narsis” dengan feel lokal.

7 Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Enak dan Menggugah Selera!

7 Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Enak dan Menggugah Selera!

Kalau ngomongin kuliner Indonesia, Jawa Timur selalu punya tempat spesial di hati para pecinta makanan. Provinsi ini di kenal dengan cita rasa yang kuat, gurih, pedas, dan bumbu yang meresap sempurna. Makanan khas Jawa Timur bukan cuma sekadar pengganjal perut, tapi juga bagian dari budaya dan tradisi masyarakatnya. Dari Surabaya sampai Banyuwangi, setiap daerah punya hidangan andalan yang siap memanjakan lidah. Nah, berikut ini tujuh makanan khas Jawa Timur yang paling enak dan wajib banget kamu coba minimal sekali seumur hidup!

1. Rawon – Sup Hitam Legendaris dari Surabaya

Siapa sih yang nggak kenal Rawon? Makanan ini bisa di bilang ikon kuliner Jawa Timur. Kuahnya berwarna hitam pekat, berasal dari kluwek, yang memberikan rasa gurih khas dan aroma yang dalam. Daging sapinya empuk, biasanya bagian sandung lamur, dan di sajikan dengan nasi putih hangat, tauge pendek, serta sambal terasi.

Cita rasanya kompleks: gurih, sedikit manis, dan ada aroma rempah yang menggoda. Di Surabaya atau Malang, rawon sering jadi menu sarapan favorit lho! Apalagi kalau di santap dengan telur asin dan kerupuk udang, di jamin makin nikmat.

2. Rujak Cingur – Perpaduan Unik yang Tak Ada Duanya

Rujak cingur adalah makanan khas Surabaya yang paling “nyeleneh” tapi juga paling di cintai. Bayangin aja, rujak yang biasanya berisi buah-buahan segar, di Jawa Timur malah di tambah cingur alias hidung sapi yang di rebus empuk. Aneh? Mungkin bagi yang belum pernah coba, tapi begitu suapan pertama, kamu pasti ketagihan.

Bumbu petisnya yang kental, terbuat dari petis udang, kacang tanah, dan pisang batu muda, memberikan rasa yang khas: gurih, manis, sedikit pedas, dan beraroma kuat. Disajikan bersama irisan tahu, tempe, lontong, sayur kangkung, dan mentimun, rujak cingur benar-benar kombinasi rasa yang sulit dilupakan.

3. Soto Lamongan – Gurihnya Bikin Nagih

Kalau kamu suka soto, maka Soto Lamongan wajib banget masuk daftar favoritmu. Bedanya soto ini dengan soto lainnya terletak pada taburan koya, campuran bawang putih goreng dan kerupuk udang yang dihaluskan. Koya inilah yang bikin kuah sotonya jadi gurih dan kental.

Isiannya biasanya terdiri dari suwiran ayam kampung, telur rebus, kol, dan bihun. Kuahnya bening kekuningan, dengan aroma rempah seperti serai dan daun jeruk yang menggugah selera. Biasanya disajikan dengan sambal, perasan jeruk nipis, dan taburan seledri. Satu mangkuk soto Lamongan di pagi hari bisa jadi mood booster seharian!

Baca Juga:
Rekomendasi 5 Restoran Terbaik di Surabaya yang Sajikan Makanan Tradisional

4. Pecel Madiun – Sayur Sehat dengan Bumbu Kacang yang Juara

Buat kamu yang doyan makanan sehat tapi tetap pengin rasa yang nendang, Pecel Madiun jawabannya. Makanan khas dari Kota Madiun ini mirip gado-gado, tapi bumbunya lebih kental dan lebih pedas. Isinya sederhana: sayur rebus seperti kangkung, tauge, kacang panjang, dan daun singkong.

Yang bikin spesial tentu saja bumbu kacangnya. Rasa gurih dan pedasnya pas banget di lidah, apalagi kalau ditambah rempeyek kacang renyah dan nasi hangat. Beberapa versi juga menambahkan lauk seperti tempe goreng, telur dadar, atau tahu bacem. Simpel, tapi selalu bikin kangen.

5. Lontong Balap – Kuliner Surabaya yang Bikin Kenyang dan Bahagia

Lontong balap punya nama unik yang konon berasal dari cara para pedagang tempo dulu yang berjualan sambil “balapan” dorong gerobak. Hidangan ini terdiri dari potongan lontong, tauge rebus, tahu goreng, lentho (gorengan kacang tolo), dan kuah gurih yang ringan.

Yang paling khas adalah sambalnya yang segar serta tambahan sate kerang yang bikin rasanya makin mantap. Lontong balap biasanya disantap sore hari sambil menikmati suasana jalanan kota Surabaya. Ringan, lezat, dan bikin perut bahagia tanpa harus makan berlebihan.

6. Nasi Krawu – Gurih, Empuk, dan Super Menggoda

Asal makanan ini dari Gresik, dan nasi krawu di kenal dengan penyajiannya yang unik. Nasi putih pulen di sajikan di atas daun pisang, di temani dengan suwiran daging sapi empuk, serundeng kelapa, serta sambal terasi yang pedas menggigit.

Rasa gurih dari daging yang di masak dengan bumbu kuning berpadu sempurna dengan aroma daun pisang yang khas. Nasi krawu biasanya di jual di warung-warung sederhana, tapi rasanya seperti makanan bintang lima. Kalau kamu suka makanan dengan cita rasa kuat dan pedas yang nagih, nasi krawu wajib kamu coba.

7. Tahu Tek – Street Food Simpel Tapi Menggoda

Tahu tek adalah makanan khas Surabaya yang sederhana tapi punya cita rasa luar biasa. Dinamakan “tahu tek” karena dulu penjualnya menggunakan gunting logam untuk memotong bahan sambil berbunyi “tek tek”.

Isiannya terdiri dari tahu goreng setengah matang, kentang rebus, lontong, telur dadar, dan tauge. Semua bahan di siram bumbu kacang petis yang gurih dan sedikit manis, lalu di taburi kerupuk udang. Satu porsi tahu tek biasanya di jual murah, tapi rasanya nggak murahan. Cocok banget buat kamu yang cari makanan malam ringan tapi mengenyangkan.

Cita Rasa Jawa Timur yang Selalu Dirindukan

Dari semua makanan khas Jawa Timur di atas, satu hal yang sama: rasa gurih dan bumbu rempah yang kuat. Nggak heran kalau kuliner Jawa Timur selalu punya penggemar dari berbagai daerah, bahkan sampai ke luar negeri. Baik itu rawon yang kaya rempah, rujak cingur yang unik, atau soto Lamongan yang gurih, semuanya mencerminkan karakter masyarakat Jawa Timur — hangat, berani, dan penuh semangat.

Jadi, kalau kamu lagi jalan-jalan ke Jawa Timur, jangan lupa sempatkan diri mencicipi salah satu (atau semuanya!) dari tujuh makanan khas ini. Dijamin, lidahmu bakal di manjakan dan hatimu pun ikut bahagia.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén