Situs Berita Kuliner Dan Restoran Asia Terbaik

Oriental Gardens Kingwood

Tag: Kuliner Filipina

Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!

Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!

Kalau kamu suka masakan berkuah yang asem, segar, dan bikin nagih, sinigang khas Filipina ini wajib banget kamu coba. Hidangan satu ini mirip-mirip dengan sayur asem atau tom yum, tapi punya karakter rasa sendiri yang unik. Sinigang biasanya berbahan dasar daging atau seafood dengan kuah asam dari tamarind, dan rasanya itu… aduh, segar banget!

Menariknya, resep sinigang ini bisa banget dimodifikasi sesuai selera tanpa menghilangkan cita rasa aslinya. Jadi buat kamu yang baru pertama kali nyobain masakan Filipina, sinigang ini adalah pilihan paling aman dan paling gampang.

Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap mulai dari asal-usul sinigang, bahan, langkah memasak, tips biar rasanya makin mantap, sampai variasi yang bisa kamu coba. Tenang aja, semuanya ditulis dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami.


Apa Itu Sinigang?

Sinigang adalah salah satu hidangan paling populer di Filipina. Kuahnya punya rasa asam segar dari asam jawa (tamarind), meskipun beberapa daerah juga pakai calamansi, tomat, atau bahkan mangga hijau sebagai sumber keasamannya.

Yang bikin sinigang berbeda adalah rasa asamnya yang clean, segar, bukan sekadar asam tajam. Ditambah isian daging atau seafood serta sayuran seperti kangkung, lobak, terong, dan kacang panjang, jadilah sup yang menggugah selera banget.

Sinigang sering disajikan sebagai comfort food, cocok dimakan saat cuaca hujan, atau ketika kamu butuh makanan yang hangat dan menyegarkan.


Bahan-Bahan Sinigang Khas Filipina

Bagian terbaiknya: bahan-bahan sinigang itu simpel banget dan gampang ditemuin di Indonesia. Gak perlu repot nyari bahan aneh-aneh.

Bahan Utama:

  • 500 gram daging babi atau sapi (biasanya pork belly; kalau mau halal, pakai daging sapi atau ayam)

  • 1 liter air

  • 2 buah tomat, potong besar

  • 1 bawang bombay, iris

  • 3 siung bawang putih, geprek

  • 2 butir cabai merah utuh (opsional)

  • 1 batang kacang panjang, potong 5–7 cm

  • 1 buah terong ungu, potong memanjang

  • 1 ikat kangkung atau bayam

  • 1 buah lobak, iris tipis

  • Garam dan lada secukupnya

  • 2–3 sendok makan asam jawa (larutkan dengan sedikit air)

Bahan Pelengkap (opsional tapi makin enak):

  • 1 sendok makan kecap ikan (fish sauce)

  • Daun bawang

  • Tomat ekstra untuk sensasi segar

  • Bubuk kaldu (ayam/sapi)


Cara Membuat Sinigang yang Simple dan Enak

1. Rebus Daging Hingga Empuk

Pertama-tama, rebus daging sampai empuk. Kalau kamu pakai daging sapi atau ayam, prosesnya kurang lebih sama. Untuk pork belly, biasanya lebih cepat empuk dan kuahnya jadi lebih gurih.

Biarkan daging direbus sekitar 30–45 menit. Kalau ada busa yang muncul di permukaan, buang aja supaya kuah tetap jernih.


2. Masukkan Tomat, Bawang, dan Cabai

Setelah daging lumayan empuk, masukkan tomat, bawang bombay, bawang putih, dan cabai. Sayuran ini akan membantu membangun rasa dasar kuah sinigang yang gurih dan segar.

Tomat akan hancur perlahan dan membuat kuah semakin enak.


3. Tambahkan Asam Jawa

Ini bagian paling penting. Larutan asam jawa dimasukkan perlahan sambil dicicipi. Rasa sinigang memang dominan asam, tapi kamu bisa atur sesuai selera.

Kalau mau sensasi sinigang yang autentik, jangan takut buat bikin kuahnya cukup asam. Justru di situ letak kenikmatannya!


4. Masukkan Sayuran yang Lebih Keras

Lobak dan terong dimasukkan lebih dulu supaya matang sempurna. Masak sekitar 5 menit sampai lobak empuk tapi tidak hancur.


5. Masukkan Sayuran yang Mudah Layu

Terakhir, masukkan kangkung atau bayam. Masak sebentar aja, sekitar 1 menit, supaya masih crunchy dan warnanya tetap cantik.

Tambahkan kecap ikan kalau mau rasa yang lebih autentik ala Filipina.


6. Koreksi Rasa

Terakhir, tes rasanya. Tambahkan garam, lada, dan asam kalau perlu. Sinigang harus punya perpaduan rasa yang seimbang: asam, gurih, segar. Pada situasi ini kalau sudah pas, matikan api dan siap disajikan panas-panas.

Baca Juga:
6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu?


Tips Biar Sinigang Makin Mantap

1. Gunakan Asam yang Segar

Kalau bisa, pakai asam jawa yang asli, bukan yang bubuk instan. Rasanya jauh lebih segar dan alami.

2. Tambahkan Tomat Banyak

Rahasia sinigang enak adalah tomat yang cukup banyak sehingga kuahnya berwarna sedikit kemerahan dan aromanya lebih menggugah.

3. Kacang Panjang Jangan Terlalu Matang

Supaya tekstur tetap enak dan tidak lembek. Masukkan di pertengahan proses memasak.

4. Kuah Harus Agak Asam

Sinigang yang kurang asam rasanya bakal hambar. Justru ciri khasnya itu fresh sour broth, jadi jangan ragu menambahkan asam kalau rasanya kurang nendang.

5. Mau Lebih Autentik? Tes dengan Fish Sauce

Satu sendok makan aja bisa bikin aroma dan rasa lebih “Filipina banget”.


Variasi Sinigang yang Bisa Kamu Coba

1. Sinigang na Baboy (Pork Sinigang)

Ini versi paling klasik dan paling populer. Sampai saat ini Lemak dari pork belly bikin kuahnya gurih dan nikmat.

2. Sinigang na Hipon (Sinigang Udang)

Lebih ringan dan cocok buat kamu yang suka seafood. Bagaimanapun juga rasanya lebih manis alami dari udang.

3. Sinigang na Isda (Sinigang Ikan)

Biasanya pakai ikan milkfish atau salmon. Cocok buat diet atau makan malam yang ringan.

4. Sinigang with Green Mango

Beberapa daerah di Filipina pakai mangga muda sebagai pengganti asam jawa. Hasilnya? Asam segar dengan aroma mangga yang unik.

5. Sinigang Instant-Style

Kalau mau praktis, secara khusus bisa pakai bumbu instan sinigang yang banyak dijual di toko Asia. Tapi menurutku dalam hal ini tetap lebih enak yang versi homemade.


Kenapa Kamu Harus Nyoba Masak Sinigang?

Hal pertama yang perlu di ingat, Sinigang khas Filipina bukan cuma sup asam biasa. Ini makanan rumahan yang comforting banget, gampang di buat, bahan gampang dicari, dan rasanya bisa menyesuaikan lidah orang Indonesia. Kalau kamu bosan dengan sup-sup yang itu-itu aja, sinigang bisa jadi pilihan segar yang tetap familiar di lidah karena mirip sayur asem, tapi dengan sentuhan baru yang lebih kaya rasa. Selain itu, karena banyak sayurnya, sinigang juga menyehatkan dan cocok banget buat kamu yang lagi butuh makanan hangat tapi tetap ringan.

6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu

6 Makanan Khas Filipina yang Menggugah Selera, Mana Pilihanmu?

Filipina itu bukan cuma terkenal dengan pantai eksotis atau kota-kota berwarna cerah, tapi juga punya ragam kuliner yang benar-benar bisa bikin lidah penasaran. Bahkan beberapa hidangannya punya cita rasa yang dekat dengan masakan Indonesia, tapi tetap punya sentuhan khas yang bikin beda. Di bawah ini, aku rangkum 6 makanan khas Filipina yang paling sering di bicarakan wisatawan dan pecinta kuliner. Siapa tahu kamu langsung kepincut sama salah satunya!


1. Adobo: Hidangan Ikonik yang Jadi Kebanggaan Negeri

Adobo adalah salah satu makanan paling terkenal di Filipina, bahkan bisa di bilang “national dish” mereka. Di balik kesederhanaannya, Adobo punya cita rasa yang kaya banget. Daging ayam atau babi di masak perlahan dengan campuran kecap, cuka, bawang putih, dan lada hitam, menghasilkan rasa gurih-asam yang bikin nagih.

Yang menarik, tiap daerah di Filipina punya versi Adobo sendiri. Ada yang lebih dominan cuka, ada yang lebih manis, atau bahkan ada yang di tambah santan. Kalau kamu suka makanan rumahan yang comforting, Adobo sudah pasti cocok banget buatmu.


2. Sinigang: Asam Segar yang Bikin Nafsu Makan Bangkit

Sinigang adalah sup asam khas Filipina yang melegenda. Rasa asamnya biasanya berasal dari tamarind (asam), tapi beberapa versi menggunakan calamansi, green mango, atau bahkan guava. Kuahnya yang segar di padukan dengan sayuran dan pilihan daging seperti babi, udang, atau ikan.

Kalau kamu suka sayur asem tapi pengen yang lebih “nendang” rasa asamnya, Sinigang bakal terasa familiar sekaligus berbeda. Banyak orang bule yang jatuh cinta sama hidangan ini karena rasanya unik dan menyejukkan. Makan Sinigang di hari hujan? Wah, pasti mantap banget.

Baca Juga:
Resep Sinigang Khas Filipina yang Simple Tapi Enak Dicoba!


3. Lechon: Kulit Renyah yang Susah Dilupakan

Kalau ada makanan yang di anggap “bintang pesta” di Filipina, jawabannya adalah Lechon. Bayangkan seekor babi utuh yang di panggang perlahan selama berjam-jam hingga kulitnya super renyah dan dagingnya juicy. Aromanya? Jangan di tanya, sudah pasti bikin melirik meski dari jauh.

Lechon sering hadir di acara besar seperti pernikahan atau perayaan keluarga. Bahkan ada kota di Filipina, yaitu Cebu, yang sangat terkenal dengan Lechonnya. Banyak food traveler bilang kalau Lechon Cebu punya kulit paling crunchy dan daging paling flavorful. Meski tidak semua orang bisa makan hidangan ini, Lechon tetap menjadi salah satu kuliner paling ikonik dari Filipina.


4. Pancit Canton: Mie ala Filipina yang Mirip Tapi Bikin Rindu

Buat kamu pecinta mie, Pancit Canton wajib di coba. Ini adalah versi mie tumis khas Filipina yang menggunakan mie kuning dengan tekstur kenyal. Rasanya gurih dan biasanya di sajikan dengan sayuran, ayam, udang, atau daging.

Walaupun sekilas mirip mie goreng di Indonesia atau chow mein ala Tiongkok, Pancit Canton tetap punya karakter khas, cukup ringan, tapi penuh rasa. Konon, makan Pancit saat ulang tahun membawa keberuntungan dan umur panjang. Jadi jangan heran kalau hidangan ini sering muncul di berbagai perayaan.


5. Kare-Kare: Kuah Kacang Kental yang Unik Banget

Kare-Kare adalah hidangan berkuah kaya rasa dengan warna oranye kecokelatan. Kuahnya di buat dari saus kacang yang legit dan kadang di tambah pasta annatto untuk memberikan warna khas. Isinya bisa berupa buntut sapi, babat, sayuran panjang, dan terong.

Yang bikin unik, Kare-Kare hampir selalu di sajikan dengan bagoong alias pasta udang fermentasi. Kombinasi rasa kacang yang lembut dan asin gurih dari bagoong benar-benar memberikan sensasi yang beda. Kalau kamu suka sate bumbu kacang atau gado-gado, tapi pengen versi yang lebih “berani”, Kare-Kare bisa jadi kejutan menyenangkan.


6. Halo-Halo: Dessert Warna-Warni yang Bikin Mood Naik

Kalau sudah bicara makanan khas Filipina, dessert yang satu ini nggak mungkin ketinggalan. Halo-Halo adalah pencuci mulut dingin yang super meriah dan penuh warna. Isinya campur-campur, mulai dari kacang merah, nata de coco, jagung manis, ube halaya, sagu, pisang, hingga es serut yang di siram susu. Di atasnya kadang di tambahkan es krim ube yang jadi favorit banyak orang.

Rasanya? Segar, manis, dan pastinya bikin senyum. Halo-Halo cocok banget buat kamu yang suka dessert penuh kejutan dalam satu mangkuk. Selain itu, tampilan fotonya juga Instagramable banget.

Kenapa Kuliner Filipina Layak Masuk Daftar Travel Kuliner Kamu?

Salah satu alasan kenapa banyak orang jatuh cinta pada makanan khas Filipina adalah keberaniannya dalam bermain rasa. Kamu akan menemukan perpaduan manis, gurih, asin, asam, sampai creamy dalam hidangan yang terlihat sederhana. Walaupun banyak di pengaruhi budaya Spanyol, Tiongkok, dan Melayu, masakan Filipina tetap punya karakter yang kuat.

Selain itu, kulinernya juga punya vibe “comfort food”, hangat, beraroma, dan terasa seperti masakan rumah. Cocok buat kamu yang ingin traveling sambil menjelajah cita rasa baru tapi tetap nyaman di lidah.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén